Apa itu Enkoding URL (Percent-Encoding)?
Arsitektur internet mengharuskan Uniform Resource Locators (URL) ditransmisikan melalui HTTP menggunakan kumpulan karakter standar US-ASCII. Jika URL berisi karakter di luar alfabet ketat ini—seperti spasi, emoji, atau teks Sirilik—browser web atau server akan mengalami error atau salah menafsirkan rute.
Untuk mentransmisikan data kompleks dengan aman dalam string query URL, kita harus menerapkan URL Encoding (sering disebut percent-encoding). Algoritma ini mengubah karakter yang tidak aman menjadi simbol % yang diikuti oleh representasi heksadesimal dari nilai ASCII/UTF-8 karakter tersebut.
Sebagai contoh, karakter spasi standar menjadi %20, dan ampersand (&) menjadi %26. Ini menjamin data mencapai server backend secara utuh.